DUNIA TERSEMBUNYI - GANDRUNG MILAD XXXVII TEATER AWAL BANDUNG: "INFINITY SPACE"
Naskah Dunia Tersembunyi merupakan karya naskah kolektif Teater Awal Bandung yang menggabungkan elemen psikologis dan fantasi, menghadirkan sebuah dunia di mana realitas dan imajinasi saling berpegang erat. Dalam cerita ini, apresiator diajak untuk menyelami sebuah tempat di mana pikiran dapat menciptakan dunia baru, menjadikannya ruang untuk berbagai kemungkinan yang tidak terduga.
Dengan demikian tokoh utama dalam pementasan ini melakukan perjalanan batin dan introspeksi. Dunia tersembunyi adalah metafora dari kedalaman pikiran sang tokoh utama, tempat di mana ia harus menghadapi ketakutan, harapan, dan keinginan yang selama ini terpendam. Dalam proses ini, ia belajar bahwa untuk keluar dari kegelapan labirin, ia harus menerima dirinya sendiri dan memahami apa yang sebenarnya sang tokoh cari selama ini.
Labirin halusinasi yang menggambarkan perjalanan pikiran tokoh utama memiliki makna yang sangat mendalam. Hal ini melambangkan proses introspeksi yang berbelit-belit, membawa tokoh utama pada kenangan dan bayangan masa lalu yang tidak pernah sepenuhnya dipahami dirinya sendiri. Labirin ini mewakili kompleksitas pikiran manusia yang sering kali sulit dipahami dan dapat membuat seseorang tersesat dalam pikirannya sendiri.
Acara pementasan ini disutradarai oleh Azhar Libun dengan nuansa keindahan misteri, menghadirkan kisah yang menggugah tentang pencarian identitas dan perbedaan antara kenyataan dan imajinasi. Pementasan ini berhasil membawa apresiator ke dalam dunia pikiran yang penuh misteri.
Gandrung Milad yang sangat mengesankan ini disponsori oleh Nu Green Tea, OMG, Opini Kopi, dan DCDC Campus Night. Semoga di waktu ke depannya Teater Awal Bandung dapat terus menemani dan memberikan pesan-pesan edukatif dan menghibur dengan menampilkan sebuah karya dalam bentuk sebuah pementasan teater.
Terima kasih kepada seluruh apresiator yang telah hadir dalam pementasan teater Dunia Tersembunyi karya naskah kolektif Teater Awal Bandung. Semoga Senyum Tuhan Selalu Menyertai Aktivitas Kita Selaku Khalifah di Muka Bumi Hingga Nafas Terakhir Berpapasaan Tuhan. Amin. Salam Jiwa!
.png)
Tidak ada komentar: